Sabtu, 29 Oktober 2011

CONTOH PERANAN TENAGA DALAM.

1.Menghancurkan benda-benda keras
Secara ilmiah dapat diterangkan bahwa setelah melakukan latihan-latihan yang terus menerus (perpaduan latihan olah pernapasan dan kekuatan fisik) maka kekuatan dari dalam dapat membentuk lapisan tipis berupa medan energi di sekujur tubuh. Walaupun setiap orang memiliki aura, namun melalui latihan yang intensif aura itu berkembang dan memiliki sifat tersendiri. Jika medan energi ini difokuskan secara serius pada tangan lalu dihentakkan pada benda padat maka medan energi ini akan mempengaruhi stabilitas ikatan molekuler benda atau objek yang akan dipukul atau dipatahkan itu. Labilnya atau melemahnya ikatan molekuler objek tersebut secara otomatis akan merapuhkan daerah yang akan dipukul.
            Perlu diketahui, benda mati walaupun sepenuhnya tampak padat, namun sebenarnya energilah yang membentuk molekuler pada setiap benda, yang terdiri dari unsur atom, proton, elektron atau neutron. Oleh karena itu, bagi mereka yang telah mahir dalam olah napas dan giat berlatih fisik akan menghasilkan tenaga bio elektris yang besar, yang jika digunakan untuk menghancurkan suatu benda tidak perlu dengan pukulan yang keras.
2.Kemampuan Tahan Pukulan
Orang yang menguasai ilmu ini tubuhnya akan tahan dipukul walaupun oleh dua puluh orang, punggungnya tidak akan goyah dihajar oleh balok kayu atau besi, kepalanya sanggup menghancurkan batu bata atau beberapa buah genting. Hampir seluruh tubuh orang yang menguasai ilmu ini begitu keras dan liat, kecuali bagian wajah dan kemaluan, karena dua bagian tubuh ini sangat sulit dilatih untuk bisa tahan pukulan. Ilmu ini sebenarnya didapat melalui gabungan antara latihan fisik yang keras dan latihan internal yaitu olah napas yang intensif. Tetapi seandainya hanya melakukan latihan fisik saja tanpa diimbangi dengan latihan pernapasan yang baik niscaya organ-organ dalam tubuh tidak akan sanggup terlindungi. Latihan pernapasan yang baik akan membangkitkan tenaga listrik hidup (bio electricity) di seluruh tubuh, medan listrik inilah yang akan membantu melindungi otot-otot luar dan organ-organ dalam tubuh. Itulah sebabnya mengapa kepala orang yang memiliki ilmu ini begitu keras hingga bisa menghancurkan batu bata, padahal di daerah tersebut tidak terdapat otot-otot sebagaimana anggota tubuh lainnya, hal ini disebabkan pancaran medan magnet listrik yang timbul mengalir dan melindungi bagian kepala tersebut.
Perlu diketahui bahwa kemampuan menghancurkan benda-benda keras dan tahan pukulan bukanlah wujud dari tenaga dalam yang sebenarnya, namun kemampuan seperti itu muncul sebagai wujud dari tenaga tertentu yang tidak bisa dikeluarkan kebanyakan orang tanpa melakukan latihan pernapasan serta latihan fisik dalam kadar dan takaran tertentu.
3.Melontarkan Musuh dari Jarak Jauh
Ilmu tenaga dalam jenis ini akan memperlihatkan efektifitasnya jika sipenyerang dalam kondisi emosi atau berniat buruk, jika si penyerang hanya main-main dalam arti tidak sungguh-sungguh emosi maka tidak akan terjadi reaksi. Orang yang memiliki tenaga dalam jenis ini pernapasannya bagaikan suatu magnet yang bisa menarik atau menolak. Jika napasnya diembuskan kuat-kuat maka penyerang yang emosi itu akan terpental jauh, sedangkan jika napasnya disedot kuat-kuat maka sipenyerang akan tersedot pula dengan cepat mendekatinya. Tenaga dalam jenis ini tetap aktif melindungi pemiliknya walaupun orang tersebut diam atau tidak bergerak misalnya dalam kondisi tidur. Wujud tenaga dalam yang dapat melindungi diri terhadap serangan musuh ini berupa cahaya atau aura pelindung. Aura ini merupakan perwujudan dari adanya medan tenaga magnetik (gelombang elektromagnetik) yang memancar dari dalam diri manusia itu. Medan tenaga magnet atau gelombang elektromagmetik ini berasal dari elektron-elektron hidup atau bion-bion rohani yang memiliki angka getaran tersendiri. Angka getaran bion-bion rohani setiap orang berbeda, namun hal ini hanya bisa dideteksi secara waskita (secara kepekaan batin) oleh orang-orang tertentu saja. Wujud aura pelindung ini sama dengan bentuk tubuh manusia dan mengikuti gerak anggota tubuh, buktinya penyerang yang emosi bisa diarahkan ke mana saja sesuai dengan gerak tangan atau kaki dari orang yang memiliki tenaga dalam ini. Secara ilmiah sebenarnya sifat dari tenaga dalam jenis ini sama dengan sifat sebuah logam magnet. Dimana elektron-elektron sebatang logam magnet begitu tertib susunannya sehingga menghasilkan daya magnetik yang mampu menggerakkan logam lainnya. Aura pelindung ini akan menolak semua jenis aura yang destruktif sifatnya seperti aura kemarahan, aura kejahatan. Kondisi aura seseorang yang marah dipengaruhi oleh gelombang dan warna amarahnya. Orang-orang yang peka dapat merasakan gelombang kemarahan seseorang dan dapat melihat warna merah aura kemarahan tersebut. Jadi yang menyebabkan penyerang itu terpental adalah aura destruktifnya bersentuhan dengan aura pelindung. Semakin kuat aura destruktifnya maka semakin kuat juga terpentalnya.

Artikel Lain Yang Berhubungan :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar